Disembuhkan Sepasang Pocongan
Astaga!Misteri - Ternyata, ada "hantu" yang tidak jahat, seperti diakui oleh Wini, karena berkat "hantu" itu, suaminya sembuh dari penyakit. Kisah tentang pocong kali ini datang dari Madura. Dikisahkan oleh Dian Nurdiana, adik Wini.
Kisah ini adalah kejadian nyata seperti yang diceritakan oleh kakak Saya (Wini) yang saat itu masih tinggal di Madura - Jawa Timur, Tepatnya di daerah kec. Propo.
Kejadian ini terjadi sekitar tahun 2001. Pada suatu ketika suami dari kakak Saya itu dalam kondisi sakit keras, suhu badannya tinggi dan kakinya tidak dapat digerakkan. Jangankan berjalan, menggerakkan jarinya saja tidak bisa (mungkin bisa dikatakan lumpuh).
Seharian hanya tidur terlentang, dan sakitnya itu sudah + 1 minggu tetapi belum diketahui penyakitnya yang pasti. Maklum di samping daerah yang ditinggali kakak Saya masih pedesaan yang belum ada dokter, kehidupan ekonominya juga saat itu masih tergolong jauh dari cukup.
Suatu malam tepatnya malam Jumat, sekitar jam 21.00 WIB, selagi kakak Saya bersama anaknya sedang tiduran sambil nungguin suaminya tersebut, mereka melihat sebuah benda putih melayang di luar rumah. Menurut mereka seperti mengelilingi rumah (dari dalam rumah ke luar terlihat lewat kisi jendela kayu yang terbuka).
Pada saat itu keduanya tidak ada yang buka suara, mungkin saking kagetnya. Keesokan harinya mereka baru saling bercerita kalau tadi malam melihat "pocongan melayang di udara".
Ceritanya tidak habis di situ, karena tiga hari kemudian, saat itu malam hari sekitar jam 22.00 WIB, pada saat kakak saya akan beranjak ke kamar tidur untuk menemani suaminya yang sakit, baru sampai didepan pintu masuk, kakak Saya tertegun.
Dia melihat sepasang pocongan, yang satu berdiri di dekat pintu masuk, yang satu lagi sedang setengah terduduk menelungkupi kaki suaminya yang sedang tidur. Dan, menurut kakak saya, sepasang pocong itu laki-laki dan perempuan (Entahlah kenapa dia bisa membedakan jenis kelamin kedua pocong itu).
Dia sempat tercengang, tapi menurutnya saking takutnya dia secara refleks meraih sapu lidi tempat tidur yang ada di dekatnya kemudian membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, sambil mengibaskan sapu lidi tersebut ke kedua pocong (mungkin seperti posisi mengusir sesuatu dengan sapu), akhirnya satu per satu kedua pocong itu raib tanpa bekas.
Keanehan terjadi setelah itu. Keesokan harinya suami kakak saya tiba-tiba bisa berjalan kembali dan sakitnya langsung sembuh.
Entahlah, sampai sekarang belum diketahui apakah ada hubungannya antara sakit suaminya dengan sepasang pocong yang dilihatnya, yang pasti sampai sekarang dia merasa trauma kalau melihat film-film yang ada pocongny